Jumat, 25 Oktober 2013
#statustemen-temen episode (kaset dan pensil)
Iseng-iseng intip status temen di handphone eh nemu gambar beginian? wedeeeh uda lama bet ga beredar ni benda. Usang kemakan waktu digantiin sama Compact Disk (CD) yang bisa muat banyak lagu-lagu ciamik yang pengen kita puter untuk dijadiin album kesayangan. Jaman dulu SD inget bet saat bokap beli radio item yang ampe sekarang masih ada mejeng di warung depan rumah, mayan buat menghibur di waktu senggang kalo lagi sepi rumah. Bentuknya emang standar dengan 2 tempat buat naro kaset yang bisa ada fungsi sendiri-sendiri, satu buat muter lagu satu lagi untuk ngerekam alias ngebajak. ahaha... :D
Kebayang juga si waktu itu harga kaset masih mayan mahal untuk ukuran anak SMP / SMA yang kudu nyisihin duit jajan demi mendapatkan sebuah kaset di "Disc Tara". Disc Tara sekarang uda kece berat mas dan mba bro (mungkin nyesuain ama pasar anak muda sekarang kali ya?), konsep dibikin cozy bet, kita bisa langsung dengerin lagu dan disediain tempat duduk sama minuman atau makanan, weiiit tapi gk gratisan lho?? Bangun pagi sebelum berangkat sekolah muter lagu penyemangat, pulang sekolah di puter, lagi belajar gw puter jg ni lagu, mau tidur tetep diputer gimana kagak serek ya yang nyanyinya? alias bisa kendor tuh pita kasetnya. Ujuk-ujuk kudu sedia pensil atau pulpen buat benerin pita kaset yang udah mulai melemah dan tidak berdaya. Biasanya tanda-tanda kendor pita kaset diawali dengan nada vokalis yang rada-rada ngebas, mulai lelah dan lama-lama menghilang dari peredaran.
Ow iya satu lagi seringnya kalo abis kita muter-muter kaset suka di tiup-tiup juga untuk mastiin kalo pita kasetnya kaga seret alias bisa bekerja kembali dengan baik. Tapi kebanyakan malah tambah sember dan ngebas suara vokalisnya kalo abis kita tiup-tiupin sampe lama, soale suka pake kuah juga niupnya dah.hihi...Hal yang sering ditemuin juga kenapa kaset dengan pensil itu sering berhubungan erat dan mesra?ya karena kalo tombol rewind di radio ud mulai rusak kita gak bisa cepet-cepet ngulang atau ganti lagi ke lagu yang kita suka.
Iseng-iseng bongkar koleksi kaset-kaset yang ada di rumah, nemu juga kenangan masa-masa ditemenin sama walkman dan kaset-kaset tercintah. Walkman jadi andelan buat dengerin kaset sebelum adanya MP3 Player, Ipod, ataupun pemutar lagu yang lainnya. Teknologi emang bisa mengubah segalanya, tapi penghargaan untuk pencipta rada kurang, sekarang malah kebablasan klo mau download lagu tinggal ketik di Om google keluar deh lagu yang kita baru aj denger di radio atau kita liat di tipi. Gw si seneng-seneng aj perkembangan industri musik uda makin cepet aja dengan adanya berbagai macam aplikasi yang bisa bikin suara kita bisa di denger se-antero dunia.
-every moment has a story, we can't back from any chapter-
Minggu, 05 Mei 2013
Becoming SMART
Berjalan tanpa nahkoda membuat kita lebih bersemangat untuk berkarya. Memacu semangat dan mengasah kreatifitas yang kita punya, karena tiada hari tanpa henti selalu berinovasi. Ada asumsi yang mengatakan jika tidak ada nahkoda disatu kapal, mana mungkin kapal tersebut dapat berjalan dan menemukan jalannya. Kapal yang sedianya dapat mulus dan berlabuh ditepian sudah sepatutnya diberikan nahkoda yang memiliki tujuan untuk menepis segala anggapan bahwa kapal tersebut akan selamat dan berhasil menjemput impian.
Inovasi dengan nahkoda = sukses
Inovasi tanpa nahkoda = sukses...tapi?
Inovasi dengan nahkoda dan awak = super sukses
Inovasi dengan nahkoda dikategorikan sukses karena sudah barang tentu akan mengantarkan kapal sampai kepada tempat tujuan dengan arah yang sudah ditentukan sebelumnya, seluruh isi awak kapal menjadi punya arah yang terang untuk melanjutkan ekspedisi selanjutnya.penantian panjang dari seluruh awak kapal untuk menemukan jalannya dapat terjawab sudah dengan seluruh inovasi yang diarahkan dengan baik oleh nahkoda kapal.
Inovasi tanpa nahkoda sukses sih, tapi?? Ehm...cuma butuh effort ekstra ni dari para awak kapal untuk menghasilkan inovasi tiada henti di setiap hari. Beragam cara pun dilakukan untuk tetap bisa mengantarkan kapal sampai ke tempat tujuan. Walaupun di tengah perjalanan terjadi banyak halangan juga rintangan tetap harus mengusahakan yang terbaik dari satu pencapaian.
Inovasi dengan nahkoda dan awak memunculkan spirit baru untuk para awak kapal dengan ikut bersama mengarungi tempat tujuan. Susah ataupun senang nahkoda kapal ikut terus mendampingi dan mendukung setiap keputusan yang diambil oleh para awak kapal sekalian. Keputusan bersama ini yang menyebabkan perjalanan terasa sangat menyenangkan, terasa mudah untuk ditaklukan juga dipertanggungjawabkan. Setiap impian pastilah melewati banyak tantangan, tinggal bagaiamana nahkoda berekasi menampung segala inovasi dari para awak kapal untuk menuju kesukesan yang SMART. (specific), (measurable), (achievable), (realistic), (time-bound).
-There is no word better than inovation to reach our goals-
@siloam hospital waiting my wife check our baby
Selasa, 30 April 2013
Beasiswa AAS (Australian Award Scholarship)
Hari ini dapat kabar baik dari salah satu teman kantor tentang beasiswa ADS (Australian Development Scholarship) tapi sekarang udah berganti nama menjadi AAS (Australian Award Scholarship). Buat temen-temen yang mau ikutan boleh akses dan liat persyaratannya di website asal pemberi beasiswa ni...monggo dilihat dulu websitenya AAS
http://australiaawardsindo.or.id/
Saya ingin sekali bisa ikut beasiswa dari pemerintah Australia ini. Mengapa Australia? gak negara yang lain aj john? au dah.. waktu itu kepikiran aja mau kuliah di sono "ngarep-rep". hehe.. Selain itu karena ada lagu yang enak banget buat saya dengarkan dikala sendu dan lagi gahlau di masa ababil sewaktu di kampus. "Adelaide Sky" itu lagu saya banget, Mas @adhitiasofyan emang paling juara buat lirik lagunya bisa bikin saya membayangkan sedang berada di salah sudut di kota adelaide, sedang ambil studi master tentunya. "lagi-lagi ngarep.com" ahahaha...
Lirik lagu yang simple dan easy listening bikin saya makin-makin berharap dapat bertukar tempat dengan mas adhitia, begini sepenggal lirik yang ciamik punya..
I'll be looking at my window seeing Adelaide sky
Would you be kind enough to remember
I'll be hearing my own foot steps under Adelaide sky
Would you be kind enough to remember me
Wuduuuuh duh...kalo dengerin ni lagu tentrem bet dah penyakit beasiswa syndromenya terlarutkan di dalam irama syahdu lagunya. Dibalik keinginan yang bejibun dan pengen banget bisa sekolah disana, namun apa daya banyak urusan administrasi menjadi kendala belum terselesaikan dengan baik di tahun ini.
Modus saya menghindar dari pertanyaan kenapa gk lo aja yang nyoba tuh beasiswanya? saat ini terus terang belum siap untuk mencoba peruntungan tersebut. Karena usaha yang saya lakukan belum bisa menyaingi teman-teman yang sudah mempersiapkan jauh-jauh hari untuk mengejar mimpi bisa melanjutkan studi di Australia. Sukses untuk teman-teman yang akan mengikuti Australian Award Scholarship di tahun 2013 ini.
-Dibalik kesuksesan pasti ada usaha keras yang dilakukan-. No pain No gain mas bro


